A.
Teori Kabel UTP
UTP digunakan untuk menghubungkan
komputer satu dengan komputer yang lain melewati kabel hingga membentuk suatu
jaringan. UTP (Unshielded Twisted Pair) memiliki arti bahwa kabel UTP memiliki
selubung yang tipis. Sehingga UTP sangat mudah diterapkan dalam jaringan.
Di dalam kabel UTP ada 8 kabel kecil
yan berisi tembaga solid. UTP mempunyai jarak maksimum 100 meter. UTP hanya
digunakan di dalam ruangan atau indoor, sedangkan outdor dapat menggunakan STP.
Setiap kabel UTP mempunyai kategori yang tersusun. Yang sekarang banyak dipakai
adalah Cat 5e untuk kecepatan 100 mbps.
B.
Jenis-jenis Pengkabelan
1.
Straight-Through
Over
Kabel straight adalah jenis
pengkabelan dengan teknik pemasangan yang lurus, dalam segi penggunaan, kabel
straight biasanya digunakan untuk menghubungkan perangkat hub/switch ke
komputer-komputer yang terhubung kedalam satu jaringan.
Penggunaan kabel Straight pada
dasarnya menghubungkan perangkat-perangkat yang berbeda seperti menghubungkan
komputer ke hub/switch atau switch ke router dan perangkat-perangkat yang
berbeda lainnya.
Gambar 1 Kabel
Stright-Trough Over
2.
Cross-Trough
Over

Gambar 2 Kabel
Cross-Trough Over
Kabel Cross adalah kabel yang
digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sama dalam satu jaringan, misalnya
menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya, atau menghubungkan hub-1
ke hub-2. Dalam segi pemasangan kabel, kabel ini sedikit lebih sulit
dibandingkan dengan pengkabelan jenis Stright-Through Over. Karena kabel pada
pin 1-2-3-6 pada sisi-1 disilangkan dengan pin 3-6-1-2 di sisi-2.
3.
Roll-Trough
Over

Roll-Trough Over atau yang
biasa disebut dengan nama Roll Over adalah jenis kabel yang digunakan untuk
menghubungkan ke komputer dengan Router manageble seperti Cisco, Mikrotik dan
router lainnya. Penggunaan kabel ini biasanya hanya digunakan untuk melakukan
konfigurasi terhadap console OS router tertentu. Untuk pemasangan kabel jenis
ini pemasangannya dilakukan secara terbalik, dimana urutan warna terbalik dari
ujung 1 hingga ujung 2.
A.
Cara Membuat Kabel Straight-through Over
1.
Persiapkan alat dan bahan terlebih dahulu.
2.
Susun terlebih dahulu urutan warna dari kabel tersebut sesuai
dengan teori. Yang mana urutannya adalah sebagai berikut :
Sisi-1 :
a.
Putih Orange
b. Orange
c.
Putih Hijau
d. Biru
e.
Putih Biru
f.
Hijau
g. Putih Coklat
h. Coklat
Untuk Kabel Straight over
urutan warna pada sisi kabel-1 dengan sisi kabel-2 adalah sama.
3.
Rapatkan 8 warna kabel dari kabel UTP tersebut.
4.
Masukkan ujung kabel sisi-1 dan juga sisi-2 pada RJ-45,
posisikan sesuai dengan urutan warna.
5.
Setelah kabel dimasukkan pada RJ-45, masuk kepada tahap
mengcrimping kabel tersebut dengan cara memasukkan RJ-45 pada lubang yang telah
disediakan pada Crimping, kemudian tekan sehingga berbunyi “klik”.
6.
Setelah tahap Crimping selesai, uji kabel UTP tersebut dengan
Cable Tester. Jika semua kabel terbaca, maka kabel yang telah dibuat berhasil.
B.
Cara
Membuat Kabel Cross-through Over
1.
Persiapkan alat dan bahan terlebih dahulu.
2.
Susun terlebih dahulu urutan warna dari kabel tersebut sesuai
dengan teori. Yang mana urutannya adalah sebagai berikut :
Sisi-1 :
a.
Putih Orange
b. Orange
c.
Putih Hijau
d. Biru
e.
Putih Biru
f.
Hijau
g. Putih Coklat
h. Coklat
Sisi-2 :
a.
Putih Hijau
b. Hijau
c.
Putih Orange
d. Biru
e.
Putih Biru
f.
Orange
g. Putih Coklat
h. Coklat
3.
Rapatkan 8 warna kabel dari kabel UTP tersebut.
4.
Masukkan ujung kabel sisi-1 dan juga sisi-2 pada RJ-45,
posisikan sesuai dengan urutan warna.
5.
Setelah kabel dimasukkan pada RJ-45, masuk kepada tahap
mengcrimping kabel tersebut dengan cara memasukkan RJ-45 pada lubang yang telah
disediakan pada Crimping, kemudian tekan sehingga berbunyi “klik”.
6.
Setelah tahap Crimping selesai, uji kabel UTP tersebut dengan
Cable Tester. Jika semua kabel terbaca, maka kabel yang telah dibuat berhasil.

Komentar
Posting Komentar