I.
TUJUAN
Bagian 1: Mengatur topologi dan Menganalisa Perangkat
a.
Kabel peralatan untuk mencocokkan
topologi jaringan
b.
Menginisialissi dan restart router
dan switch
Bagian 2 : Mengonfigurasi Perangkat dan
Memferifikasi Konektifitas
a.
Menetapkan statis Ipv4 ke PC
interface
b.
Konfigurasi pengaturan dasar
router
c.
Verifikasi konektifitas jaringan
d.
Konfigurasi router untuk SSH
Bagian 3: Tampilan informasi Router
a.
Mendapatkan kembali informasi
perangkat keras dan perangkat lunak dari router
b.
Menterjemahkan output dari memulai
konfigurasi
c.
Menterjemahkan output dari tabel
routing
d.
Verifikasi status dari interface
Bagian 4: Konfigurasi Ipv6 dan Memferifikasi Konektifitas
II.
TOPOLOGI

III.
LANGKAH KERJA
Bagian 1:
Membangun Topologi dan Inisialisasi Perangkat
Langkah 1 :
Hubungkan dengan kabel jaringan untuk yang terlihat pada topologi
a.
Lampirkan perangkat-perangkat
yang terlihat di diagram topologi, dan kabel sesuai dengan yang dibutuhkan.
b.
Aktifkan semua
perangkat pada topologi.
Langkah 2 :
Inisialisasi dan memuat ulang router dan switch
Catatan : Tambahan sebuah langkah-langkah yang detail untuk inisialisasi dan memuat
kembali semua perangkat
Bagian 2 : Konfigurasi
Beberapa Perangkat dan Verifikasi Konektifitas
Langkah 1: Konfigurasi
PC Interface
a. Konfigurasi
alamat IP, subnet mask, dan default gateway pada pengaturan PC-A
b. Konfigurasi
alamat IP, subnet mask, dan default gateway pada pengaturan PC-B
Langkah 2 : Konfigurasi
Router
a. Mengendalikan
router dan mengaktifkan ke EXEC mode.
b. Masuk
ke mode konfigurasi secara menyeluruh.
c. Menetapkan
nama perangkat ke router.
d. Menonaktifkan
DNS untuk melihat lebih jelas untuk mencegah router dari menerjemahkan
kesalahan ketika memsukkan perintah seolah-olah adalah hostname.
e. Karakter
yang dapat digunakan untuk semua password adalah minimal 10 karakter.
f. Menjadikan
cisco12345 sebagai password khusus dari EXEC yang terinskripsi.
g. Menetapkan ciscoconpass sebagai pengendali password,
menetapkan batas waktu, mengaktifkan login, dan menambahkan perintah sinkron
log. Membukukan perintah sinkron debug dan Cisco IOS software output dan mencegah pesan-pesan dari
kesalahan menginputkan keyboard
h. Menetapkan ciscovtypass sebagai vty password, menetapkan
batas waktu, mengaktifkan login, dan menambahkan perintah sinkron log.
i. Mengenskrpisi
sandi yang lebih jelas.
j. Membuat
banner yang memperingatkan siapa saja yang mengakses perangkat yang tidak
diperbolehkan.
k. Mengonfigurasi
alamat IP dan keterangan interface, mengaktifkan kedua interface pada router.
l. Mengatur waktu pada router misalnya : 17:00:00 18 Feb
2013.
m. Menyimpan
dan menjalankan konfigurasi startup dan konfigurasi file.
Berikut
perintah-perintah yang digunakan pada langkah ke-2


Langkah 3: verifikasi
jaringan konektivitas
a. Ping
PC-B ke PC-A
Note: Diperlukan PC firewall
Ping nya sukses?
Jawaban: iya sukses
Setelah
menyelesaikan serangkaian perintah, apa jenis akses remote yang bisa digunakan
untuk mengakses R1?.....
b. Akses
jarak jauh R1 dari PC menggunakan Tera Term Telnet Client
Buka Tera Term dan
masukkan alamat IP G0/1 interface dari R1 di Host: bidang Tera Term: Sambungkan
jendela baru, memastikan bahwa tombol radio Telnet dipilih, dan kemudian klik
OK untuk terhubung ke router
Apa akses remote sukses?...
Mengapa Telnet protokol yang
dianggap sebagai risiko keamanan?...
Bagian
3 : Menampilkan Informasi pada Router
Pada Bagian 3, Anda akan menggunakan
perintah show dari sesi SSH untuk mengambil informasi dari router.
Langkah
1: Buat sesi SSH ke R1.
Menggunakan Tera
Term pada PC-B, buka sesi SSH ke R1 di alamat IP 192.168.0.1 dan login sebagai
admin dengan password adminpass1.
Langkah
2: Ambil informasi perangkat keras dan perangkat lunak yang penting.
a. Gunakan
perintah show version untuk menjawab pertanyaan tentang router.
Apa nama gambar iOS
yang sedang dijalankan router?
Berapa banyak memori
akses acak non-volatile (NVRAM) yang dimiliki router?
Berapa banyak memori Flash yang
dimiliki router?
b. Perintah
acara sering menyediakan beberapa layar output. Penyaringan output memungkinkan
pengguna untuk tampilkan bagian tertentu dari output. Untuk mengaktifkan
perintah penyaringan, masukkan karakter pipa (|) setelah sebuah perintah show,
diikuti dengan parameter penyaringan dan ekspresi penyaringan. Anda bisa
mencocokkan output dengan pernyataan penyaringan dengan menggunakan kata kunci
include untuk menampilkan semua baris dari output yang berisi penyaringan
ekspresi. Saring perintah show version, gunakan show version | sertakan daftar
untuk menjawab pertanyaan berikut :
Apa proses
booting router pada reload berikutnya?
Langkah 3 :Tampilkan
konfigurasi startup.
Gunakan perintah
show startup-config di router untuk menjawab pertanyaan berikut.
Bagaimana kata kunci yang disajikan dalam output?
Gunakan show startup-config | mulai perintah vty
Apa akibat dari penggunaan perintah ini?
Langkah 4: Tampilkan
tabel routing pada router.
Gunakan perintah
show ip route di router untuk menjawab pertanyaan berikut.
Kode apa yang
digunakan dalam tabel routing untuk menunjukkan jaringan yang terhubung
langsung?
Jawab : Kode yang digunakan adalah ping [alamat ip].
Berapa banyak entri rute yang dikodekan dengan kode C di tabel
routing?
Langkah 5: Tampilkan
daftar ringkasan dari interface pada router.
Gunakan perintah
show ip interface brief pada router untuk menjawab pertanyaan berikut.
Perintah apa yang
mengubah status port Gigabit Ethernet secara administratif turun?
Berikut hasil dari
langkah-langkah pada bagian 3 :
|
|
|
|

IV.
KESIMPULAN
Dalam melakukakn konfigurasi router, terlebih dahulu
membuat topologi dari router teresebut, kemduian mengaktifkan semua perangkat
yang digunakan pada topologi tersebut. Ketahui sintaks yang digunakan dan harus
mengetahui password yang digunakan ketika router telah dikonfigurasi.
Komentar
Posting Komentar